BRMP Sulteng Kawal Mutu Pupuk Organik demi Sukseskan Peremajaan Kelapa Dalam di Toli-Toli
Toli-Toli, 31 Juli 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah melaksanakan pengambilan sampel pupuk organik sebagai bagian dari pengawasan mutu pada Program Peremajaan Tanaman Kelapa Dalam yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pupuk organik yang disalurkan kepada petani memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan sehingga mampu mendukung keberhasilan program peremajaan kelapa.
Pengambilan sampel dilakukan secara langsung oleh Petugas Pengambil Contoh (PPC) bersertifikat BRMP Sulawesi Tengah Muchtar, S.P., M.P., dengan menerapkan prosedur teknis sesuai ketentuan. Tahapan kegiatan meliputi penentuan titik pengambilan sampel, pengambilan contoh secara representatif, pengemasan, hingga pengamanan sampel sebelum dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pengujian. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional guna menjamin keakuratan, objektivitas, dan validitas hasil pengujian.
Kegiatan ini dilaksanakan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak, antara lain penyedia pupuk, Kelompok Tani Suka Maju, penyuluh pertanian, serta aparat Desa Malambigu, Kecamatan Dampal Utara, Kabupaten Toli-Toli. Pelibatan seluruh pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pengawasan mutu yang transparan dan akuntabel.
Sampel pupuk organik yang telah diperoleh selanjutnya akan dianalisis di laboratorium untuk mengetahui kesesuaian karakteristik dan kandungan pupuk dengan standar mutu yang ditetapkan pemerintah. Hasil pengujian tersebut akan menjadi dasar dalam memastikan bahwa pupuk yang digunakan pada program bantuan peremajaan tanaman kelapa memiliki kualitas yang layak dan efektif dalam mendukung pertumbuhan tanaman.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sulawesi Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian melalui pengawasan mutu sarana produksi pertanian yang berkelanjutan. Pengawasan yang konsisten diharapkan mampu meningkatkan kualitas input pertanian sekaligus memberikan jaminan kepada petani bahwa sarana produksi yang diterima telah memenuhi persyaratan mutu.
Sinergi antara BRMP Sulawesi Tengah, Direktorat Jenderal Perkebunan, pemerintah daerah, penyedia pupuk, penyuluh pertanian, serta kelompok tani menjadi kunci keberhasilan Program Bantuan Peremajaan Tanaman Kelapa. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa, memperkuat kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya sektor perkebunan yang maju, mandiri, dan modern.
Penulis : Muchtar
Editor : Risna